Oleh : TRI DARLAN
(1201311260)
Politik sebenarnya bisa berupa sebuah bangunan yang unik, karena di tiap tiap bangunan tersebut terdapat beberapa orang yang mungkin dia ingin mengikuti politik hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, atau atas dasar lingkungan yang mengelilinginya membuatnya untuk terjun ke politik.
Di Indonesia tempat dimana saya tinggal politik itu di katakan sesuatu yang sangat jahat padahal tanpa politik kita tidak dapat bisa seperti ini, hanya sifat orangnyalah yang jahat hanya untuk mementingkan urusannya sendiri. pada tahun politik ini yakni pemilihan pemimpin dua ribu empat belas banyak mencalonkan diri menjadi pemimpin di negara ini ada yang mempunyai skil dan bakat ada juga yang tidak, hanya bermodalkan kemampuan uang, ada juga yang bermodalkan publikfigur, usaha yang dikelolanya bisa berupa media, dan ketenaran yang dimilikinya, apakah orang yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan mampu untuk membimbing bangsa ini hanya untuk mendapatkan sebuah jabatan mereka mengeluarkan uang yang tidak sedikit, yang lebih parah lagi jika stres karena tidak bisa masuk dalam jabatan tersebut. menjatuhkan seseorang atau kelompok merupakan hal yang biasa dalam politik, karena hal tersebut merupakan warna warni di Negeri ini, ada yang saling menjatuhkan ada juga yang berkualisi hanya untuk mendapatkan sebuah kebenaran yang belum tentu benar atau popularitas merebut hati masarakatnya. masarakat sendiri ada yang bersikap tidak ingin ikut dalam urusan yang berbau politik karena sudah makan dan sehat itu merupakan sebuah kenikmatan yang tidak terhingga,
Padahal ada pemimpinnya yang korup dan berkata kepada penegak hukum lebih baik mati saja sekalian yang korop. padahal membuat hal itu terjadi sangat susah karena ada yang menghalangi dan tidak ada yang melaksanakannya. mungkin jika seluruh masyarakat bergerak pasti hal tersebut akan terjadi, sehingga orang orang yang ini duduk menjadi berpikir bahwa menjadi pemimpin di negara ini harus mempunyai kemampuan untuk membrantas masalah di negara ini, bukan orang yang hanya ingin jabatan dan memanfaatkan jabatan tersebut untuk kepentingan diri sendiri, anak dan keluarga. Politik di bangsa ini sepertinya dalam keadaan terpuruk menurut banyaknya yang berbicara di media. Dan untuk mengembalikannya masyarkat harus bersatu untuk membangun bangsa yang besar ini, tanpa persatuan kita akan hancur, tanpa kesatuan kita lemah, dan tanpa persaudaraan kita akan binasa. sekian, saya penulis meminta maaf jika terdapat kesalahan atau sesuatu yang dapat menyinggung perasaan pembaca, dan bawa kita tau bahwa yang paling sempurna itu hanya milik Allah. inilah adalah hasil saya melihat politik secara sebelah mata. Terimakasih
(1201311260)
Politik sebenarnya bisa berupa sebuah bangunan yang unik, karena di tiap tiap bangunan tersebut terdapat beberapa orang yang mungkin dia ingin mengikuti politik hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, atau atas dasar lingkungan yang mengelilinginya membuatnya untuk terjun ke politik.
Di Indonesia tempat dimana saya tinggal politik itu di katakan sesuatu yang sangat jahat padahal tanpa politik kita tidak dapat bisa seperti ini, hanya sifat orangnyalah yang jahat hanya untuk mementingkan urusannya sendiri. pada tahun politik ini yakni pemilihan pemimpin dua ribu empat belas banyak mencalonkan diri menjadi pemimpin di negara ini ada yang mempunyai skil dan bakat ada juga yang tidak, hanya bermodalkan kemampuan uang, ada juga yang bermodalkan publikfigur, usaha yang dikelolanya bisa berupa media, dan ketenaran yang dimilikinya, apakah orang yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan mampu untuk membimbing bangsa ini hanya untuk mendapatkan sebuah jabatan mereka mengeluarkan uang yang tidak sedikit, yang lebih parah lagi jika stres karena tidak bisa masuk dalam jabatan tersebut. menjatuhkan seseorang atau kelompok merupakan hal yang biasa dalam politik, karena hal tersebut merupakan warna warni di Negeri ini, ada yang saling menjatuhkan ada juga yang berkualisi hanya untuk mendapatkan sebuah kebenaran yang belum tentu benar atau popularitas merebut hati masarakatnya. masarakat sendiri ada yang bersikap tidak ingin ikut dalam urusan yang berbau politik karena sudah makan dan sehat itu merupakan sebuah kenikmatan yang tidak terhingga,
Padahal ada pemimpinnya yang korup dan berkata kepada penegak hukum lebih baik mati saja sekalian yang korop. padahal membuat hal itu terjadi sangat susah karena ada yang menghalangi dan tidak ada yang melaksanakannya. mungkin jika seluruh masyarakat bergerak pasti hal tersebut akan terjadi, sehingga orang orang yang ini duduk menjadi berpikir bahwa menjadi pemimpin di negara ini harus mempunyai kemampuan untuk membrantas masalah di negara ini, bukan orang yang hanya ingin jabatan dan memanfaatkan jabatan tersebut untuk kepentingan diri sendiri, anak dan keluarga. Politik di bangsa ini sepertinya dalam keadaan terpuruk menurut banyaknya yang berbicara di media. Dan untuk mengembalikannya masyarkat harus bersatu untuk membangun bangsa yang besar ini, tanpa persatuan kita akan hancur, tanpa kesatuan kita lemah, dan tanpa persaudaraan kita akan binasa. sekian, saya penulis meminta maaf jika terdapat kesalahan atau sesuatu yang dapat menyinggung perasaan pembaca, dan bawa kita tau bahwa yang paling sempurna itu hanya milik Allah. inilah adalah hasil saya melihat politik secara sebelah mata. Terimakasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda.