Nama : Muhammad Yazidi Rahman
NIM : 1201311262
Pemilihan umum atau yang lebih
banyak dikenal dengan istilah pemilu merupakan acara yang diselenggarakan lima
tahun sekali di Indonesia. Acara yang menentukan nasib bangsa ini selama lima
tahun kedepan. Acara yang dianggap sakral layaknya seperti upacara adat
disetiap pelosok negara ini. Antusias anggota KPU dan masyarakat umum untuk
menyambut pemilu semakin memuncak ketika mendekati hari pelaksanaanya.
Antusias penyambutan pemilu tidak
berbanding sama dengan pengetahuan masyarakat terhadap pemilu tersebut. Acara
yang diselenggarakan lima tahun sekali, banyaknya partai politik berikut juga
calon pesertanya dan kurangnya sosialisasi menjadi faktor utama penyebab kurang
pengetahuan tentang pemilu itu sendiri. Sehingga masyarakat hanya memiliki rasa
antusias namun buta terhadap pemilu itu.
“Serangan fajar”, menjadi istilah
yang familiar di telinga kita pada saat ini. Menjadi salah satu cara yang bisa
disebut umum digunakan dan dilakukan oleh para pelaku politik untuk
mensosialisasikan atau memperkenalkan diri mereka kepada masyarakat. Diharapkan
masyarakat akan memilih kandidat calon yang bersangkutan pada hari ketika
pemilihan umum itu dilaksanakan.
Banyaknya calon peserta baru dari
partai-partai, yang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat mennjadikan
“serangan fajar” sebagai salah satu media instan untuk bersosialisasi kepada
masyarakat, yang mengakibatkan masyarakat tidak mempunyai kebebasan untuk
memberikan hak pilih mereka ketika pemilu dilaksanakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda.