Senin, 28 April 2014

Pemilu 2014, Uang Sebagai Media Sosialisasi


Nama : Muhammad Yazidi Rahman
NIM : 1201311262

Pemilihan umum atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah pemilu merupakan acara yang diselenggarakan lima tahun sekali di Indonesia. Acara yang menentukan nasib bangsa ini selama lima tahun kedepan. Acara yang dianggap sakral layaknya seperti upacara adat disetiap pelosok negara ini. Antusias anggota KPU dan masyarakat umum untuk menyambut pemilu semakin memuncak ketika mendekati hari pelaksanaanya.
Antusias penyambutan pemilu tidak berbanding sama dengan pengetahuan masyarakat terhadap pemilu tersebut. Acara yang diselenggarakan lima tahun sekali, banyaknya partai politik berikut juga calon pesertanya dan kurangnya sosialisasi menjadi faktor utama penyebab kurang pengetahuan tentang pemilu itu sendiri. Sehingga masyarakat hanya memiliki rasa antusias namun buta terhadap pemilu itu.
“Serangan fajar”, menjadi istilah yang familiar di telinga kita pada saat ini. Menjadi salah satu cara yang bisa disebut umum digunakan dan dilakukan oleh para pelaku politik untuk mensosialisasikan atau memperkenalkan diri mereka kepada masyarakat. Diharapkan masyarakat akan memilih kandidat calon yang bersangkutan pada hari ketika pemilihan umum itu dilaksanakan.
Banyaknya calon peserta baru dari partai-partai, yang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat mennjadikan “serangan fajar” sebagai salah satu media instan untuk bersosialisasi kepada masyarakat, yang mengakibatkan masyarakat tidak mempunyai kebebasan untuk memberikan hak pilih mereka ketika pemilu dilaksanakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda.