Minggu, 27 April 2014

Literasi Politik Di Media Massa Menjelang Pemilu

Nama  : Zain ahmad
Nim      :1201311281

Acara Seminar nasional
Literasi Politik Di Media Massa Menjelang Pemilu
Literasi politik yaitu membuat diri menjadi efektif dalam kehidupan public dan menjadi aktif partisipati dalam melaksanakan hak dan kewajiban. Aadapun beberapa aktifitas Literasi Politik yaitu :
1) Mengetahui bagaimana keputusan yang di buat oleh masyarakat lokal
2) Mengetahui hak seseorang untuk terlibat
3) Menjadi  akrab dengan berbagai ide ide Politik
4) Mengembangkan seperangkat pribadi yang memiliki nilai nilai politik
                Selain aktifitas literasi politik masyarakat juga harus mengetahui yang disebut Operasional Literasi Politik yaitu :
1) Mendaftar dan mengkritisi politik
2) Membuat group untuk membicarakan masalah politik
3) Melakukan pendidikan politik
                Kitapun sebagai pemilih harus sadar betul dengan calon legeslatif yang akan kita pilih di pemilu 9 april mendatang jangan karna media yang kita lihat atau iklan yang memperlihatkan slah satu capres dan cawapres lalu kita terpengaruh.
                Sepanjang tahun politik ini media sangat andil besar dalam menjalankan tanggung jawabnya dengan mengedukasi public dengan pemberitahuan yang berkualitasdan berimbang, bukan berita yang bimbang atau timpang. namun kendalanya  acapkali media di paksa mengikuti kehendak dari owner yang memanffaatkannya untuk kepentingan politik golongan dan partai secara sesaat. Intinya mereka menjalankan politik pencitraan sehingga pungsinya hanya sebagai alat kontrol justru yang di kontrol naif dan anomali.
Literasi Media
Inti dari literasi media adalah pemberdayaan masyarakat untuk  kritis atas tayangan media, terutama televisi.
Tujuan dari literasi media sendiri terutama sekali mengambangkan sikap kritis masyarakat akan tayangan televisi. Sikap kritis ini bisa dilakukan dengan selalu curiga bahwa televisi punya agenda tersembunyi.
Literasi media perlu dilakukan karena media bukan sebuah alat yang bebas nilai, ia penuh dengan kepentingan-kepentingan yang tidak saja terbuka tetapi juga terselubung. Masyarakat yang sudah menjadi konsumen karena mengonsumsi informasi (bukan mengonsumsi berdasar pengetahuan) akan menerima apa saja yang disajikan media. Kenyataan ini jelas akan berdampak tidak baik bagi perkembangan individu dan juga masyarakat secara umum. Dengan kata lain, masyarakat mengonsumsi tidak dengan sikap kritis.
Satu aspek penting literasi media adalah cara pandang khalayak terhadap media massa. Dalam kenyataan sehari-hari, masyarakat seringkali lebih percaya apa yang disajikan televisi dari kenyataan sebenarnya. Dalam kajian komunikasi massa ini disebut dengan teori penanaman (cultivation theory). Masyarakat tanpa sikap kritis menerima seolah apa yang disajikan televisi terjadi senyatanya atau seperti itu di sekitarnya.
Misalnya, khalayak akan percaya pada seorang katua partai politik yang mengusung gerakan perubahan karena khalayak menyaksikan di televisi. Alasannya, yang dia tonton televisi tersebut dengan jarang melihat televisi lain. Jadinya, informasi yang masuk hanya dari satu sisi saja.
Padahal semua itu sudah diformat sedemikian rupa agar masyarakat percaya terhadap yang disajikan televisi. Akhirnya, masyarakat akan percaya dengan sesuatu yang tampak saja. Citra yang dimunculnkan oleh politisi akan dianggap sebagai  kenyataan. Padahal apa yang disajikan televisi hanyalah semu semata. Bagaimana seorang politisi bersikap tenang, tidak grusah-grusuh (tergesa-gesa), sementara kenyataannya dia “kejam”, tidak banyak yang tahu. Gerakan literasi media diharapkan bisa menyadarkan khalayak dan menjawab itu semua.
Tanggung Jawab Berita
Media memiliki tanggung jawab seperti melakukan kontrol terhadap kebijakan pemerintah yang condong menyimpang. selain itu, menjadi wadah yang menjembati harapan dan  kebutuhan masyarakat dalam berbagai bidang dengan pemerintah.
Media tuntut juga menjalankan tanggung jawab sosialnya untuk mengedukasi publik dengan pemberitaan berkualitas dan berimbang, bukan berita yang bimbang atau timpang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda.