Keadaan
Politik Di Indonesia Saat ini
Menurut
pandangan saya keadaan politik di Negara Republik Indonesia saat ini dalam
keadaan yang sangat memprihatinkan karena banyaknya politisi yang tersangkut
kasus – kasus tindak kriminal salah satunya yang sangat sulit diberantas yaitu
korupsi. Politisi yang pada hakikatnya untuk melayani rakyat malah
menginjak-injak kepercayaan rakyat dan menzalimi rakyat yang memilihnya.
Kepercayaan yang diberikan rakyat seolah-olah dianggap bagaikan angin lalu, janji
manis para politisi tersebut seakan berlaku hanya pada saat kampanye saja
seolah-olah mereka lupa atau sengaja lupa dengan janjinya.
Sebenarnya politik layaknya
sebuah pisau. Bila pisau tersebut di gunakan oleh ibu rumah tangga untuk
memasak maka pisau akanlah sangat bermanfaat. Maka akan tersedia hidangan yang
lezat untuk keluarga. Namun beda cerita bila pisau tersebut di gunakan oleh seorang
penjahat, maka yang terjadi adalah sebuah kesedihan dan kesengsaraan yang
terjadi. Begitu pula dengan politik, ia akan bisa menjadi sebuah alat untuk
mencapai sebuah kesejahteraan atau malah menjadi sebuah kesengsaraan.
Dan
yang lebih anehnya lagi banyak artis-artis yang mencalonkan diri sebagai anggota
dewan dan bahkan calon presiden. Orang yang mengerti politik dan hukum saja tidak
begitu bagus dalam memimpin negeri ini apalagi orang yang hanya mengerti
akting, yang ada mungkin nanti hanya panggung “sandiwara” dan lagi-lagi rakyat
yang menjadi korban.
Banyak
politisi yang jahat tetapi tidak sedikit pula politisi yang baik, jadi kita
sebagai masyarakat juga harus cerdas dan jeli dalam memilih politisi yang
benar-benar ingin membuat bangsa ini menjadi lebih baik jangan hanya tergoda
oleh politik uang sebesar Rp 50.000 . kalau ada politisi yang menggunakan
metode politik uang berarti dia sudah ketahuan tidak akan amanah dalam
menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Yang lebih baik kita ambil uangnya
dan kita pilih calon lain yang lebih bisa dipercaya, biar mereka menjadi stress
karena tidak terpilih menjadi wakil rakyat dan agar mereka tahu bahwa rakyat
Indonesia sekarang ini tidak bodoh dalam membedakan mana orang baik mana orang
jahat.
Para
caleg tersebut langsung menjadi stress hanya karena uangnya kita ambil Rp
50.000 dan gagal menjadi anggota dewan, padahal mereka telah mencuri
bermilyar-milyar bahkan sampai triliyunan uang rakyat yang pada dasarnya untuk
kesejahteraan rakyat hanya untuk kepentingan kelompok dan kepentingan pribadi.
Oleh:
Muhammad Ridwan
NIM:
1201311254
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda.