Di Susun Oleh ;
Nim
;1201311292
Siapa
yang tak mengenal si Raja Dangdut Indonesia yaitu H.Rhoma Irama penyanyi
dangdut yang terkenal bersama groupnya Soneta, Dimana lagu-lagunya buming dan
terkenal di tahun delapan puluhan sampai sembilan puluhanan sajak lagunya pun
bertemakan nasehat, dakwah, cinta, rakyat dan bangsa bahkan sindiran sindiran terhadap
pemerintahan.
Tapi yang kita bicarakan bukanlah hasil karya
ataupun lagu ciptaan si Raja Dangdut, akan tetapi yang kita bicarakan adalah
Manuper Si Raja Dangdut yang berani terjun kedunia Politik Indonesia tidak
dapat di pungkiri ini berbanding terbalik 180 drajat dari kebiasaan si Raja
Dangdut yang terbiasa bernyanyi dan menciptakan lagu, di mana si Raja Dangdut
di usung oleh salah satu partai di Indonesia yaitu Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB) dengan mana partai tersebut mencalonkan si Raja Dangdut Sebagai calon
Presiden (Capres) dari partainya.
Ada
hasil postif dari pencalonan sang Raja dangdut, dimana hasil pemilu 9 April
kemaren Partai PKB mengalami peningkatan yang amat drastis bahkan menempati
urutan 5 partai besar dengan antusias Masyarakat yang memilihnya. Apaka ini
dikarnakan efek dari H.Rhoma Irama atau Sang Raja Dangdut yang mencalonkan diri
menjadi Presiden !
Pada
Dasarnya semua warga Indonesi berhak mencalonkan diri menjadi Presiden dan
Wakil Presiden tak terkecuali si Raja Dangdut
yang namanya sudah terkenal di seluruh Nusantara bahkan Luar Negri, Tapi
kita tak boleh menyudutkan seseorang dengan propesi yang di lakoninya. Siapa
tahu si Raja Dangdut menjadi Raja sesungguhnya di Bumi Nusantara Republik
Indonesia, kita tunggu saja . Biarkan Rakyat yang memilih pada pemilu Presiden
dan Wakil Presiden pada tanggal 9 Juli mendatang. Semoga bangsa Indonesia
mendapatkan Presiden dan Wakilnya yang benar benar bertanggung jawab terhadap
rakyat dan tugas yang di embankan rakyat kepadanya karena Pemilu di Indonesia
Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda.